Laman

Selasa, 25 Februari 2014

Nasihat Hati

Kutorehkan kata demi kata,
Bersama suara tetesan air hujan.
Dengan hati mendung, pilu.
Ada apa gerangan lagi hati ini.
Kadang ku tak pahami arti.


Duhai hati.. Bersabarlah.

Meski ku tau itu sulit.
Namun kau coba tikam,
Setiap rasa yang datang.
Rasa yang entah mengapa,
Hadir tanpa permisi,
Yang tak diingini.
Rasa yang menghantui.
Namun sayang,
Belum pantas balasan.
Sungguh, meski air mata,
Kadang tak tertahan.

Duhai diri.. Kuatlah.

Maafkan hati.
Sebab kau ikut rasakan,
Tak nyaman buah resah.
Tegarlah diri, bantulah hati.
Melangkahlah menjauhi,
Batasi komunikasi.
Bantulah hati,
Menjaga rahasia ini,
Agar tak terlampaui.

Sadarlah..

Engkau belum pantas.
Dia pun tak pasti,
Kelak yang menjadi,
Tambatan hati,
Setia temani di hari nanti.
Waktu kan berjalan,
Kelak pasti kau temui,
Dia yang kau nanti,
Bersama arti cinta sejati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar